Posted by: Indonesian Children | July 20, 2009

KUALITAS ANAK SEBAGAI TUJUAN PEMENUHAN HAK ANAK

dr Widodo Judarwanto SpA

 

            Anak yang berkualitas baik secara moral, biologis dan intelektual adalah dambaan setiap orang tua yang akan dijadikan investasi di masa mendatang. Kompetisi dalam era globalisasi dan mordernisasi yang sangat kompleks di masa mendatang dibutuhkan kualitas anak yang prima. Untuk itu pemenuhan hak anak secara optimal harus selalu dipedulikan oleh setiap insane yang terlibat dalam lingkungan anak dalam tumbuh dan berkembang. Anak Indonesia yang berkualitas kreatif, tangguh dan dibanggakan adalah buah utama dari berbagai pemenuhan hak anak yang tidak dapat ditunda lagi. 

            Berbagai upaya tersebut tampaknya harus menjadi kebiasaan hidup masyarakat dalam bersosialisasi dengan anak. Pembentukan kualitas anak Indonesia yang kreatif, inovatif dan unggul untuk menghadapi tantangan di masa depan anak adalah tema sentral dalam peringatan hari anak nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2009.

            Sehubungan tahun 2009 adalah tahun Indonesia kreatif yang telah diluncurkan pada tanggal 22 Desember 2008 oleh Presiden SBY. Bertepatan dengan Peringatan Puncak Hari Ibu, SBY telah menyatakan bahwa kreatifitas dan inovatif dapat ditumbuhkan sejak masa kanak-kanak. Untuk itu, kesadaran tentang kemampuan berkreatifitas dan berinovatif perlu dibangkitkan sejak usia anak-anak. Peringatan hari anak tahun ini diharapkan menjadi wadah untuk membangkitkan inovatif dan kreatifitas pada diri Anak Indonesia. Agar kelak menjadi manusia berkualitas seutuhnya, yang berbudi pekerti luhur, unggul, tangguh dan berkarakter serta cinta tanah air, yang dapat menjawab tantangan dimasa depan.

 

Sekedar seremonial

            Meskipun belum optimal kepedulian masyarakat Indonesia terhadap pemenuhan hak anak dan kelangsungan hidup anak dari tahun ke tahun semakin meningkat. Meskipun dalam tahun-tahun sebelumnya peringatan hari anak nasional masih sebatas dominasi seremonial. Seminar, jalan sehat, karnaval, lomba ketrampilan, seni dan budaya adalah berbagai acara seremonial yang selalu ditampilkan dalam hari anak. Tetapi gaung yang demikian gegap gempita tersebut akan menjadi sekedar pemerah bibir, bila semua pihak setelah itu secara sadar dan tidak disadari selalu mengabaikan kebutuhan hak anak.

            Namun, momentum ini dapat dijadikan sebagai ajang kepedulian masyarakat terhadap  pemenuhan kebutuhan hak anak yang masih banyak harus ditingkatkan tidak hanya saat tanggal 23 Juli. Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 B ayat (2) menyatakan, bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi“, telah memberikan landasan yang kuat bahwa anak berhak untuk hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak untuk memperoleh perlindungan dari kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi. Selain itu, bangsa Indonesia sebagai bagian dari masyarakat dunia mempunyai komitmen untuk menjamin terpenuhinya hak anak dan perlindungan anak yang merupakan bagian dari hak asasi manusia, antara lain hak untuk hidup, kelangsungan hidup, tumbuh kembang, berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi demi terwujudnya anak Indonesia yang sejahtera, berkualitas dan terlindungi.

           

Harus terus dilakukan

            Permasalahan klasik anak Indonesia yang sulit ditangani secara tuntas adalah anak jalanan, perdagangan anak, penelantaran atau kekerasan terhadap anak, perdagangan anak, korban eksploatasi seksual dan masalah gizi buruk. Perlindungan dari diskriminasi, eksploitasi baik ekonomi maupun seksual, penelantaran, kekejaman, kekerasan, penganiayaan, ketidak adilan dan perlakuan salah lainnya adalah sesuatu yang harus dijauhkan dalam kehidupan anak yang tanpa daya. Masalah tersebut tidak boleh dilupakan dan harus diupayakan terus dilawan. Namun, seyogjanya masyarakat tidak boleh terjebak dan hanya berkutat tentang permasalahan tersebut. Hal lain yang lebih umum dan mendasar kadang menjadi terlupakan saat masyarakat selalu mempertentangkan masalah klasik yang sulit dibasmi tersebut.

            Adalah sesuatu yang tidak dapat ditunda bahwa pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia memberikan dukungan agar setiap anak memperoleh seluruh haknya. Berbagai hak anak yang harus terus diupayakan antara lain adalah pelayanan pendidikan dan pengajaran bermutu dalam rangka pengembangan pribadi dan semua potensi kecerdasannya sesuai dengan minat dan bakatnya. Hak lainnya adalah  pelayanan kesehatan bermutu dan jaminan sosial sesuai dengan kebutuhan fisik, mental, spiritual dan sosial anak, Hal dalam kebebasan berpartisipasi untuk menyatakan dan didengar pendapatnya, menerima, mencari dan memberikan informasi sesuai dengan tingkat kecerdasan dan usianya demi pengembangan dirinya sesuai dengan nilai-nilai kesusilaan dan kepatutan harus terus diupayakan. Kebutuhan untuk beristirahat dan memanfaatkan waktu luang, bergaul dengan anak sebaya, bermain, berekreaksi sesuai dengan minat, bakat dan tingkat kecerdasannya demi pengembangan diri harus tidak dilupakan.

            Mengingat upaya untuk memberikan jaminan perlindungan dan pemenuhan hak anak telah menjadi komitmen nasional dan internasional, maka diperlukan dukungan sebagai kewajiban dan tanggung jawab negara, pemerintah, lapisan masyarakat, keluarga serta orang tua dalam perlindungan dan pemenuhan hak anak tersebut.        

Penyadaran tentang kewajiban dan tanggung jawab negara, pemerintah, dunia usaha, masyarakat, keluarga dan orang tua dalam pelaksanaan kesejahteraan dan perlindungan anak Meningkatkan jejaring kerja dan kemitraan antara pemerintah dengan masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, Lembaga Swadaya Masyarakat, dunia usaha, media massa dan semua pihak untuk mendukung pelayanan kesejahteraan dan perlindungan bagi Anak Indonesia di seluruh tanah air. Tumbuhnya sikap kreatifitas dan inovatif dalam diri Anak Indonesia sejak dini.

Peringatan hari anak ini diharapkan meningkatkan komitmen dan kemauan bertindak dari negara, pemerintah, lembaga sosal, dunia usaha, masyarakat, keluarga, dan orang tua dalam upaya mewujudkan anak Indonesia kreatif dan inovatif sejahtera, berkualitas. Pemberian perlindungan terhadap kelangsungan hidup anak, perhatian kelangsungan hidup dan tumbuh kembang anak sebagai dasar utama pertumbuhan kehidupan selanjutnya.

Berbagai kerja yang tidak boleh berhenti adalah mengoptimalkan pengasuhan anak oleh orang tua dengan melibatkan keluarga dan masyarakat. Pemberian kesempatan yang sama bagi anak laki dan perempuan serta menghindari tindakan diskriminasi, disamping pemberian kesempatan pendidikan yang sama bagi setiap  anak.  Penghentian semua bentuk kekerasan, eksploitasi, kejahatan, dan penelantaran terhadap anak tidak boleh diteruskan.  Perlindungan anak dari konflik–konflik dan penggunaan mereka dalam kekuatan bersenjata serta pelindungan anak dari bahaya penyakit menular seksual khususnya HIV/AIDS harus menjadi porioritas. Peningkatan program investasi sosial pada anak untuk memutus rantai kemiskinan jangka panjang Mendengarkan suara anak dan memperhatikan pandangan, ekspresi, dan partisipasi anak dalam berbagai keputusan yang mempengaruhi kehidupan anak.  Perlindungan terhadap bumi dan alam dari berbagai faktor yang merusak adalah upaya menjaga warisan masa depan anak.

Agar setiap anak Indonesia menjadi anak yang berkualitas, maka perlu diberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, moral, mental maupun sosial berakhlak mulia dan perlu dilakukan dukungan dalam pemenuhan kebutuhan akan hak-haknya serta adanya perlakuan tanpa diskriminasi. Selamat hari anak Indonesia, doa dan kepedulian manusia dewasa akan selalu menjadikanmu manusia yang tangguh dan berkualitas di masa depan.

 

 

Provided by
SAVE  OUR CHILDREN

Yudhasmara Foundation

JL TAMAN BENDUNGAN ASAHAN 5 JAKARTA PUSAT, JAKARTA INDONESIA 10210

PHONE : (021) 70081995 – 5703646

email : judarwanto@gmail.com 

https://saveindonesianchildren.wordpress.com/

 

 

Clinical and Editor in Chief :

DR WIDODO JUDARWANTO 

email : judarwanto@gmail.com,

 

 

 

 

Copyright © 2009, Save The Children  Indonesia  Network  Information Education Network. All rights reserved.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: