Posted by: Indonesian Children | September 15, 2009

WASPADAI KESEHATAN ANAK SAAT MUDIK LEBARAN

Meskipun tiap rumah sakit sudah menyediakan dokter piket 24 jam, tetapi saat tersebut pada umumnya dokter ikut sibuk mudik saat lebaran. Sehingga pasien yang berobat seringkali menumpuk paska lebaran. Selain itu bisa saja setelah lebaran jumlah angka kesakitan pada anak memang meningkat drastis. Beberapa kondisi dan keadaan menjelang lebaran atau saat lebaran memang beresiko menimbulkan masalah kesehatan tersendiri pada anak.

 

Dr Widodo Judarwanto SpA

 

CHILDREN ALLERGY CENTER

PICKY EATERS CLINIC (Klinik khusus kesulitan makan pada anak)

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Bendungan Hilir Jakarta Pusat

telp :  (021) 70081995 – 5704246 – 31922005

http://mypickyeaters.wordpress.com/

htpp://www.childrenallergyclinic.wordpress.com/ 

            Setelah lebaran biasanya kasus kunjungan anak sakit ke rumah sakit atau dokter biasanya meningkat tajam. Meskipun tiap rumah sakit sudah menyediakan dokter piket 24 jam, tetapi saat tersebut pada umumnya dokter ikut sibuk mudik saat lebaran. Sehingga pasien yang berobat seringkali menumpuk paska lebaran. Selain itu bisa saja setelah lebaran jumlah angka kesakitan pada anak memang meningkat drastis. Beberapa kondisi dan keadaan menjelang lebaran atau saat lebaran memang beresiko menimbulkan masalah kesehatan tersendiri pada anak.  

            Lebaran adalah hari besar yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Muslim. Sebagai hari besar tentunya banyak aktifitas khusus yang dilakukan tidak seperti pada hari biasa. Meningkatnya kegiatan silaturahmi dengan saudara atau handai taulan.  Baik yang berada di dalam kota atau sebagian melakukan kegiatan mudik dengan perjalanan jauh. Berbagai kegiatan yang cukup melelahkan tersebut seringkali menimbulkan masalah kesehatan tersendiri khususnya bagi anak-anak. Tetapi bila dapat memahami permasalahannya dengan cermat maka dapat dilakukan antisipasi untuk menghindari gangguan kesehatan tersebut.

 

PERMASALAHAN SAAT LEBARAN

            Saat menjelang hari idul fitri tradisi mudik dilakukan oleh sebagian besar keluarga. Kegiatan mudik inilah yang sering berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bagi anak tertentu. Mudik biasanya dilakukan dengan perjalanan jauh. Sering terjadi kemacetan di daerah tertentu yang kadang menambah beban kelelahan bagi anak-anak. Demikian pula bagi keluarga yang tidak melakukan mudik. Meskipun mereka tidak melakukan perjalanan luar kota, biasanya intensitas kunjungan ke rumah saudara meningkat drastis. Aktifitas yang meningkat ini akan menimbulkan daya tahan tubuh anak menjadi menurun sehingga mudah sakit.

Saat lebaran biasanya kontak dengan banyak orang sangat meningkat tajam. Saat perjalanan seringkali diikuti oleh banyak anggota keluarga. Apalagi bila menggunakan kendaraan umum seperti kereta api atau bis, kontak dengan banyak orang tidak bisa dihindari. Demikian pula saat bertemu saudara, teman atau tetangga biasanya kontak terhadap orang yang ditemui jadi semakin banyak. Semakin lama dan semakin banyak kontak dengan orang lain apalagi dalam ruangan tertutup maka resiko tertular infeksi lebih besar. Terutama anak-anak yang mempunyai daya tahan tubuh rendah atau yang mudah sakit batuk pilek.

Asupan makanan pada anak juga berbeda dibandingkan hari biasa. Dalam keadaan hari raya variasi makanan dan minuman yang tersedia jadi lebih banyak baik kuantitas maupun jenisnya. Pada penderita alergi ataupun intoleransi makanan bila tidak cermat beberapa jenis makanan tertentu dapat memicu gangguan seperti diare, konstipasi (sulit BAB), muntah, batuk, pilek atau sesak bagi penderita asma.

Pada bayi penderita alergi yang sedang mendapatkan ASI, sering timbul keluhan kolik, diare, sulit BAB atau gangguan kulit bila ibu mengkonsumsi makanan penyebab alergi.

            Permasalahan lain yang dihadapi adalah saat lebaran biasanya pusat layanan kesehatan atau dokter praktek pada umumnya tutup. Kecuali unit gawat darurat atau layanan emergency. Apalagi bila kasus kesehatan itu dialami di daerah, biasanya orangtua sering kawatir karena layanan kesehatan yang terbatas.

  

MASALAH KESEHATAN

            Beberapa keadaan dan aktifitas anak yang meningkat dapat mengakibatkan daya tahan tubuh anak menurun. Keadaan ini dapat memicu semakin mudahnya anak terserang infeksi. Penyakit yang sering terjadi adalah infeksi virus yang menyerang saluran napas atas seperti Flu, faringitis (infeksi tenggorok), dan sebagainya.  Gejala yang timbul adalah panas, batuk dan pilek. Infeksi lain yang mudah terjadi adalah infeksi saluran cerna atau gastroenteritis. Gejala yang ditimbulkan adalah muntah, panas dan diare. Keluhan ini lebih mudah terjadi pada anak yang sebelumnya sering mengalami gangguan infeksi berulang seperti panas, batuk, pilek yang sebelumnya juga dalami dalam setiap bulan

            Pada penderita alergi makanan dan intoleransi makanan masalah kesehatan yang sering timbul adalah kekambuhan penyakit yang pernah diderita sebelumnya seperti asma, batuk, pilek, diare, sulit BAB, dermatitis (gatal karena alergi kulit), nyeri perut, epitaksis (mimisan), mudah muntah, sariawan dan sebagainya.

 

TIPS BAGI ORANG TUA :

Persiapan selama perjalanan mudik harus disesuaikan benar dengan kondisi dan kesehatan anak. Pertimbangkan betul pemilihan jenis kendaraan sesuai dengan kondisi anak anda, apakah harus dengan kendaraan umum atau kendaran pribadi.Bila menggunakan kendaraan pribadi pertimbangkan rute atau lama perjalanan dan tempat istirahat sesuai dengan kondisi anak. Termasuk memperhitungkan kemungkinan kemacetan dijalan.Jangan terlalu sering menghentikan atau menambah kecepatan secara mendadak terutama bila ada anak yang mudah mabuk kendaraan. Kalau perlu minum obat anti muntah sebelumnya, khususnya untuk anak yang punya riwayat mudah muntah.

Persiapkan perbekalan makanan dan minuman yang sesuai dengan kondisi anak dan lama perjalanan. Siapkan susu dan air panas dalam tempat yang mudah dijangkau bila anak masih minum botol. Pilih makanan yang praktis, bergizi dan tidak mudah basi dan tidak merangsang perut, seperti arem-arem, roti isi, bakpau, dan sebagainya. Pilih makanan ringan yang tidak merangsang perut, seperti biskuit crackers, keripik dan sebagainya. Sebaiknya jangan sediakan makanan yang beresiko terutama pada penderita alergi makanan seperti seafood, coklat, keju, kacang tanah dan sebagainya. Sebaiknya dihindari makanan bersoda dan pilih minuman yang tidak merangsang lambung seperti aqua, teh kemasan netral (bukan rasa buah) atau air mineral seperti pocari sweat.

Sediakan mainan, lagu, VCD untuk menemani selama perjalanan. Tetapi hal ini tidak terlalu menjadi prioritas karena biasanya selama perjalanan pada umumnya anak akan tertidur lebih lelap. Jangan biarkan anak membaca terlalu lama selama di dalam kendaraan. Persiapkan bantal, guling atau selimut bila harus melakukan perjalan jauh. Persiapkan obat-obatan sesuai dengan kebutuhan anak seperti obat panas, anti diare, oralit, obat muntah, obat batuk dan pilek. Atau kebutuhan khusus pada anak tertentu seperti obat asma, obat anti kejang, obat epilepsi, anti alergi dan sebagainya. Perhitungkan kemungkinan kemacetan, tertundanya jadwal pesawat dan kemungkinan keterlambatan lainnya.

Dalam perjalanan perhatikan dengan cermat kondisi anak dan waktu istirahat anak, terutama saat melakukan kunjungan ke saudara dan teman yang cukup kadang cukup melelahkan. Perhatikan dengan cermat makanan dan minuman yang hendak dimakan anak. Karena semua makanan yang disajikan belum tentu cocok atau diterima pada anak tertentu. Pada anak yang mudah sakit atau sering mengalami infeksi berulang bila mendatangi tempat yang dihadiri banyak orang atau ada yang sakit sebaiknya jangan terlalu lama .Pada kondisi anak tertentu dengan permasalahan kesehatan khusus, alangkah baiknya melakukan konsultasi ke dokter menjelang mudik lebaran.

Bila permasalahan selama lebaran dipahami dengan baik dan disesuaikan dengan kondisi kesehatan anak maka resiko untuk terjadinya gangguan kesehatan akan dapat diminimalkan. Semoga hari yang fitri ini dilalui anak dan keluarga kita dalam keadaan sehat dan rasa syukur.

 

 

Provided by
SAVE  OUR CHILDREN

Yudhasmara Foundation

JL TAMAN BENDUNGAN ASAHAN 5 JAKARTA PUSAT, JAKARTA INDONESIA 10210

PHONE : (021) 70081995 – 5703646

email : judarwanto@gmail.com 

https://saveindonesianchildren.wordpress.com/

 

 

Clinical and Editor in Chief :

 WIDODO JUDARWANTO, pediatrician

email : judarwanto@gmail.com,

 

 

 

 

Copyright © 2009, Save The Children  Indonesia  Network  Information Education Network. All rights reserved.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: