Posted by: Indonesian Children | July 29, 2010

Wajah Buruk Anak Indonesia : Bocah 8 Tahun Setiap Hari Pikul 6 Cobek

Wajah Buruk Anak Indonesia

Bocah 8 Tahun Setiap Hari Pikul 6 Cobek

Wawan, penjual cobek. (Foto: Gin Gin Tigin Ginulur/okezone)

Wawan (8), tampak duduk di trotoar Jalan RE Martadinata. Di depannya, terlihat sebuah tanggungan berisi beberapa cobek. Ada sekitar empat sampai enam cobek di tanggungan tersebut. Siswa kelas 4 SD Padalarang itu tampak letih. Tetesan keringat terlihat mengucur di dahi kecilnya.

Wawan adalah satu dari sekian banyak anak di bawah umur di Kota Bandung yang menjajakan cobek. Biasanya, mereka tersebar di sejumlah perempatan jalan. Namun, kebanyakan bocah-bocah itu biasa mangkal di Jalan RE Martadinata dan Cilaki lantaran kawasan tersebut termasuk salah satu pusat kota di Bandung.Setiap ada kendaraan berhenti di perempatan jalan, mereka biasanya berlari menghampiri. Beberapa pengemudi terlihat iba dan memberi mereka uang. Namun, ada pula pengemudi yang cuek.”Biasanya yang beli tidak banyak. Paling hanya satu sampai dua orang. Kebanyakan mereka malah ngasih uang,” kata Wawan saat berbagi kisah dengan okezone.

Wawan sendiri tidak mematok harga satuan cobek yang dijualnya. Namun, saat ditanya harganya, dia menjawab antara Rp15-20 ribu. Ya terserah. Mau Rp15 ribu mangga, 20 ribu juga mangga (Rp15 ribu silakan, 20 ribu juga silakan),” kata Wawan.Anak keempat dari enam bersaudara ini mengatakan, dalam sehari dia bisa mendapatkan uang Rp30-50 ribu. Namun, kata dia, kebanyakan uang itu diperoleh bukan dari hasil penjualan cobeknya, melainkan pemberian orang yang lewat.”Yang ngasih duit tapi gak beli cobek juga banyak. Ada yang cuma ngasih Rp1.000, ada juga yang sampai Rp10 ribuan,” kata Wawan.

Biasanya, kata Wawan, mereka bekerja dari Senin sampai Jumat. Aktivitasnya, lanjut dia, dimulai sekitar pukul 14.00 sampai 22.00 WIB. Pembeli biasanya cukup banyak menjelang Magrib sampai pukul 19.00 WIB. “Kalau sore bisa dapat dua kali lipat dari siang,” pungkas Wawan seraya menambahkan, penghasilannya tersebut disimpan untuk uang sekolah.

 sumber : okezone

Provided by

SAVE  THE CHILDREN INDONESIA  Yudhasmara Foundation

JL Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta Pusat

Phone : (021) 70081995 – 5703646 email : judarwanto@gmail.com 

https://saveindonesianchildren.wordpress.com/

Foundation and Editor in Chief : dr Widodo Judarwanto SpA

curriculum vitae 

 

Copyright © 2010, Save The Children  Indonesia  Network  Information Education Network. All rights reserved


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: